Monday, February 16, 2015

Kategori Lomba Dalam TUNASBUMI (Turnamen Nasional Bumerang Indonesia)

TUNASBUMI (Turnamen Nasional Bumerang Indonesia) - Merupakan ajang para ranger bumerang Indonesia untuk bertemu dan mengasah kemampuannya di level kompetisi tingkat nasional. Event TUNASBUMI ini digelar tiap tahun dan lebih sering dilaksanakan di bulan April. Tujuannya selain untuk berkumpul dan bertemu, di bulan April juga merupakan hari ulang tahun INASBA (Indonesia Sport Boomerang Association / ABI (Asosiasi Bumerang Indonesia).

Pada event ini para ranger bisa melihat hasil setahun berlatih di daerah masing-masing. Pada event ini pula rekor demi rekor baru terpecahkan dalam dunia perbumerangan Indonesia. Banyak bibit bibit baru bermunculan dengan kemampuan yang lebih baik dari para ranger sebelumnya. Hal ini adalah berita yang sangat menggembirakan karena dengan adanya bibit baru ini, dunia perbumerangan Indonesia bisa berkembang.

Di dalam kompetisi itu ada beberapa kategori lomba yang dilangsungkan. Pada TUNASBUMI biasanya diadakan 6 hingga 7 kategori lomba yang diadakan dalam 2 hari. Penjelasan umum mengenai kategori lomba tersebut diantaranya yaitu :

1. Akurasi
Kategori lomba dimana tingkat akurasi kembali boomerang dinilai. Dalam hal ini boomerang yang jatuh semakin dekat ke pelempar memiliki nilai yang semakin tinggi.
2. Fast Catch
Poin utama dalam kategori ini yaitu kecepatan. Kecepatan yang dimaksud yaitu peserta diwajibkan lempar tangkap boomerang dan harus menangkap 5 tangkapan secepat mungkin. Peserta yang bisa lempar tangkap tercepat menjadi pemenangnya.
3. Endurance
Untuk kategori endurance, peserta lomba diberi kesempatan untuk lempar dan menangkap sebanyak mungkin dalam waktu 5 menit. Ya untuk kategori ini adalah kategori yang sangat melelahkan dan membutuhkan stamina lebih dibandingkan dengan kategori lain. Hal ini karena peserta terus bergerak tanpa henti untuk mendapatkan tangkapan terbanyak guna memenangkan lomba.
4. Trick Catch
Trick Catch adalah kategori lomba yang sangat menarik untuk ditontong. Karena untuk kategori ini peserta diwajibkan untuk menangkap bumerang menggunakan trik menangkap yang telah ditentukan oleh panitia.
5. MTA (Maximum Time Aloft)
Kategori lomba untuk MTA (Maximum Time Aloft) merupakan kategori yang unik. Dikatakan unik karena kategori ini sedikit berbeda dengan kategori lainnya. Kategori MTA menggunakan boomerang yang dapat terbang lama di udara. Bumerang yang dapat terbang paling lama diudara adalah pemenangnya. Namun ada aturan tambahan untuk kategori MTA yaitu bumerang yang dilempar dan jatuh harus berada dalam radius 50 meter yang telah ditetapkan oleh panitian.
6. Aussie Round
Kategori Aussie Round  ini menggabungkan kategori akurasi dan jangkauan. Hanya ada sedikit perbedaan mengenai akurasi yaitu jika kategori akurasi bumerang tidak boleh ditangkap sedangkan untuk kategori aussie round boleh bahkan sebaiknya ditangkap untuk mendapatkan point lebih tinggi.
7. Long Distance
Kategori lomba longdistance yaitu kategori lomba yang menilai tingkat jangkauan terjauh ketika terbang. Kategori ini harus dilakukan di lapangan yang luas dan panjang. Hal ini dilakukan untuk meminimalsir tingkat kecelakaan akibat lomba.

Dari semua kategori lomba diatas, ada peraturan dasar yang harus dipatuhi oleh para peserta lomba yaitu bumerang yang dilombakan harus memiliki range 20 meter. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Sunday, February 15, 2015

Mengenal Sang Unik Nan Sederhana Lap Joint Boomerang

Lap Joint Boomerang - Merupakan salah satu cara membuat boomerang dengan menggabungkan 2 jenis bahan untuk digabungkan dengan  menggunakan lem ataupun mur/baut. Cara membuat boomerang seperti ini tidaklah biasa dan tidak banyak yang bisa melakukannya dengan rapi. Di dunia perbumerangan Indonesia sendiri baru 2 orang yang bisa melakukannya dengan rapi. Listyo Brahmantyo dan Herman Anhari. 2 boomerang maker terkonsisten dan karyanya sangat direkomendasikan. Lain kali saya akan membuat profil beliau-beliau.
Bagi para maker membuat Lap Joint Boomerang memiliki banyak latar belakang, berikut ini adalah alasan mengapa Lap Joint Boomerang dibuat :

1. Seni
Boomerang yang kita kenal adalah benda bengkok yang terbuat dari kayu/tulang (tradisional) maupun bahan-bahan sintetis (karbon, polypro, Fiber, dll). Namun bahan yang sangat cocok untuk membuat lap joint boomerang yaitu dari bahan kayu. Sebetulnya ada bnyak seni dalam boomerang, jika digali tak akan pernah habis. Namun Seni dalam membuat boomerang yang tergolong menatang yaitu membuat lap joint boomerang. Mengapa lap joint boomerang tergolong menantang? karena boomerang yang dibuat itu menggabungkan beberapa jenis kayu berdasarkan warna maupun karaketeristik untuk mendapatkan boomerang yang indah, kuat dan tentunya bisa kembali ketika dimainkan.
Steppy Boomerang


2. Memanfaatkan Bahan Sisa
Jika anda memiliki kayu namun tidak bengkok dengan ukuran 40 cm x 5 cm x 1 cm untuk dibuat boomerang, jangan khawatir hal itu masih bisa terwujud. Kayu tersebut masih bisa dibuat boomerang dengan tingkat kekuatan yang maksimal. Caranya dengan mengolah kayu tersebut menjadi lap joint boomerang. Mengenai cara membuat lap joint boomerang akan saya sampaikan lain waktu.

3. Mendapatkan Boomerang Yang Tahan Patah/Banting
Sebetulnya hampir semua jenis bahan bisa dijadikan boomerang, namun tidak semua yang tahan banting. Lap joint boomerang adalah salah satu boomerang yang memiliki tingkat kekuatan yang tinggi terhadap benturan. Dalam artian lap joint boomerang tidak akan mudah patah ketika terbentur sesuatu ketika terbang. Kecuali memang sengaja dibenturkan dengan keras terhadap benda yang memiliki kerapatan materi yang tinggi.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lap joint boomerang memiliki kelebihan diantaranya yaitu dalam segi ekonomi murah, dalam segi kekuatan tahan banting dan dalam seni memiliki tingkat keindahan yang tinggi.